16 Oktober 2010

The Jar of Life (Repost)

Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat.
Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisinya dengan bola-bola golf.
Kemudian berkata kepada murid-muridnya, "Apakah toples sudah penuh?"Mereka setuju!
Kemudian dia menuangkan batu koral ke dalam toples, dan mengguncangnya dengan ringan. Batu-batu koral mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf. Kemudian dia bertanya kepada murid-muridnya, "Apakah toples sudah penuh?"Mereka setuju!
Selanjutnya dia menabur pasir ke dalam toples... Tentu saja pasir menutupi semuanya. Profesor sekali lagi bertanya, "Apakah toples sudah penuh?"Para murid berkata, "Yes!"
Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dalam toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa....
"Sekarang, saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. "
"Bola-bola golf adalah hal yang penting; Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan.
"Jika yang lain hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh."
"Batu-batu koral adalah hal-hal lain, seperti pekerjaanmu, rumah dan mobil."
"Pasir adalah hal-hal yang sepele."
"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples, maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu."
"Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele, kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian."
"Jadi, berilah perhatian untuk hal-hal yang penting untuk kebahagiaanmu."
"Bermainlah dengan anak-anakmu."
"Luangkan waktu untuk check up kesehatan."
"Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam"
"Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf.Hal-hal yang benar-benar penting." Atur prioritasmu.Baru yang terakhir, urus pasirnya.
"Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa?"
Profesor tersenyum, "Saya senang kamu bertanya."
"Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah sangat penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat".
taken from http://myplanetcomics.com (edited)

8 Oktober 2010

JOGJA the Never Ending Asia

Sugeng Enjang, daydreamers!
Sugeng Dalu, nightwalkers!

 I went to Jogja last week and it was really fun!
'never ending asia' itu apa?
Jogja's tagline, like "uniquely singapore" or what

Hari kamis 30 september-senin 4 oktober gue ke jogja, membuang 2 hari yang harusnya uts demi pulang ke kampung halaman wkwk (habisnya pas lebaran gak pulang sih). jadi disana ada 1000 harian mbah sama om gua gitu.
Here, I'll tell you 'bout my trip + the pics

Sampe jogja sorenya langsung tahlilan


ehm sempet2nya ni bocah foto ama badut indomaret


Friday. pagi pagi ke pasar pujo, beli gudeg yuginah. ada yang tau gudeg yuginah? it's quite famous and it's also delicious.



this bridge faces directly to the sea... too bad that I had a little fear of crossing the bridge *so I couldn't take a snap of the sea when I fear of leaning my body over the barrier to get a good angle*. hmm was it right if I say I had a gephyrophobia?





I Went to Sunday Morning! also known as SunMor. Semacam bazaar mingguan. It placed around the Gadjah Mada University. layaknya pasar tumpah, semua ada disini. murah meriah, lengkap dan..... berdesak desakkan -_-.


Habis itu muter muter UGM. ternyata banyak juga orang-orang yang hunting foto disini.



Bagi yang suka shopping, I recommend Outlet Biru. This place is quite famous. Distro gitu udah terkenal di jogja, asli tapi murah murah! Banyak merk2 terkenal seperti DC, Vans, Converse, Billabong dll. Yang mau kesini, jalan aja ke arah Ambarukmo Plaza terus sebelum amplaz ada belokan ke kiri. luruuuuus terus lalu nyampe deh! selamat belanja~~


Langit Senin yang begitu cerah

a stairway cloudway to heaven



belajar sulap

Malemnya gue pulang dan oh no gue nyicil belajar mtk buat uts di lounge sama di pesawat tapi karena mata gakuat melek lagi... gue tidur.

So, that's my story. Hope that another exciting trip will be catchin me on next holiday.